Kadis Pendidikan Papua Bekali Anggota TNI,Bantu Negara Atasi Masalah Pendidikan

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anggota TNI,  yang berlangsung di Aula Rindam, Ifar Gunung Sentani, Selasa (28/1/2020) siang.

“Jadi hari ini saya diminta untuk memberikan masukan dan saran kepada angota TNI dalam hal pendidikan ketika  nanti bertugas di wilayah pegunungan. Oleh sebap itu pada kesempatan ini saya memberikan sedikit pembekalan bagi mereka sebelum turun lapangan,” ungkap Kepala Dinas P&D Provinsi Papua, Kristian Sohilait kepada wartawan usai kegiatan.

Menurutnya, mengajar itu bukan tugas pokok Anggota TNI tetapi TNI juga berkewajiban hadir bantu Negara untuk mengatasi masalah pendidikan. Karena itu bagi dari pengabdian terhadap Negara.

“Mengajar memang bukan tugas TNI tetapi ketika di tempat tugas tidak ada guru-guru yang mengajar di sana berarti di saat itulah TNI berperan. Karena pendidikan ini bagian dari urusan Negara, oleh karenanya TNI juga bisa mengambil bagian untuk melengkapi kekurang tenaga guru yang ada di mana tempat anggota TNI itu bertugas,” pungkasnya.

Dirinya yang pernah menjabat sebagai Sekda Lanny Jaya itu mengingatkan kepada anggota TNI untuk tidak harus memberi pelajaran yang terlalu berat seperti standard di kota, cukup yang simpel saja.

“Angota TNI jangan samakan cara belanja di kota denga di pedalaman. Oleh sebap itu berilah pelajaran yang mudah saja seperti harus menggunting kuku, rajin mandi, makan yang sehat dan lain sebagainya, saya pikir itu suda lebih dari cukup,” ujar Kristian.

Lanjutnya, secara pribadi dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada pihak TNI yang suda mau membantu pihaknya. Oleh sebap itu drinya meminta pihak TNI bisa memberikan informasi-informasi kepadanya terkait perkembangan maupun kebutuhan sekolah yang ada di sana.

“Karena kalau tidak ada informasi ke kami tidak tahu sekolah membutuhkan apa di sana. Misalkan membutuhkan meja belajar, pakaian sekolah, dan kebutuhan sekolah yang lainnya. Oleh karena itu saya minta anggota TNI bisa berperan aktif memberikan informasi ke saya,  supaya saya bisa melengapinya,” cetusnya. Katanya, jikalau ada sekolah yang kekurangan guru atau tidak pernah aktif  tentunya  tentara secara tidak langsung akan mengambil bagian disana, untuk itu dirinya meminta harus ada informasi kepada pihaknya supaya guru-guru yang tidak jelas itu dihapus saja, kemudian direkrut yang baru,” ungkapnya.[Tinus/Pri]

Tinggalkan komentar