Puskesmas Sentani Pindah, Jumlah Pasien Meningkatkan

Hal itu diungkapkan langsung oleh Kepala Puskesmas Sentani, Drg. Adi Kurniawan, MM kepada Sentani News saat di temui di ruang kerjanya, Kamis (30/1/2020) pagi.

“Jadi awalnya waktu kita masih gedung lama yang dekat bandara udara itu pasien kita paling tinggi hanya 250 jiwa saja. Tetapi ketika kita pindah di lokasi yang baru di kemiri ini, jumlah pasien langsung meningkat 300 jiwa pasien ,” ucap Dokter Adi Kurniawan.

Menurutnya, peningkatan ini terjadi di karenakan perpindahan tempat yang dekat dengan wilayah Waibu dan Doyo, yang sebelumnya pasien itu mungkin pernah berobat di RSUD Yowari atau Puskesmas Waibu yang dekat dengan wilayahnya.

“Menurut saya adanya peningkatan ini dikarenakan kita di geser dekat dengan wilayah Waibu dan Doyo yang pasiennya sering berobat di rumah sakit, tetapi ketika kami suda disini maka pasien yang pernah ke rumah sakit itu terbagi lagi ke puskesmas, sehingga hal itu yang membuat jumlah jiwa pasien bertambah,” ujarnya.

Pria yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kepala Puskesmas Sentani Timur itu mengatakan, dampak dari peningkatan jumlah jiwa pasien itu membuat pihaknya haru pulang kerja tidak tepat pada waktunya.

“Jadi duluh waktu kita di Puskesmas yang lama itu jam dua kita suda beres-bereskan ruangan untuk kita pulang kerja, tatapi pada saat kita suda berada di lokasi yang baru ini langsung ada perubahan jam pulang kerja yang sebelumnya jam dua itu berubah menjadi jam tiga baru kita ada waktu beres-beres pulang,” pungkasnya.

Dikatakanya, sebenarnya waktu kerja sesuai surat edaran Kepada Dinas Kesehatan itu starnya dari jam tuju tiga puluh sampai dengan jam 2 pas, tetapi karena adanya peningkatan jumlah jiwa pasien membuat waktu pulang kerja molor atau pulang kerjanya tidak sesuai jam dinas.

Ia pun menghimbau bagi pasien yang datang harus mematuhi aturan yang ada, salah-satunya tertib dalam memarkir kendaran. Agar akses lalu lintas untuk memudahkan mobil ambulans beroperasi saat membawa pasien.

Lanjutnya, para pasien harus bisa menjaga lingkungan Puskesmas tetap bersih demi kenyamana bersama, untuk itu buanglah sampah pada tempatnya, supaya bisa terhindar dari kuman atau penyakit menular. Oleh sebab itu dirinya berharap bagi yang suka mengkonsumsi pinang untuk harus buang ludah pinang pada tempatnya. (tinus/pri)

Tinggalkan komentar