SENTANINEWS.NET – Sentani – Gereja Presbiterian Reformed Injili Indonesia (GPRII) menggelar ibadah syukur memperkuat jaringan pelayanan di Tanah Papua.
Dalam siaran pers pada Kamis 4 Juni 2206, para guru, tenaga kesehatan, misionaris, pemimpin gereja, dan mitra pelayanan Kristen di Papua akan berkumpul dalam sebuah Thanksgiving Gathering yang diselenggarakan di Christ Chapel Sentani.
Acara ini mengusung tema “Memperkuat Fondasi Rohani bagi Generasi Papua Berikutnya” akan berlangsung di Christ Chapel Sentani, Upper Room Chapel, Lantai 2 Graha Nobu, Jalan Raya Kemiri No. 98, Sentani, Kabupaten Jayapura dan akan dimulai pada pukul 16.00 WIT.
Acara ini merupakan kesempatan untuk mengucap syukur atas penyertaan Tuhan dalam berbagai pelayanan pendidikan, kesehatan, dan penginjilan yang telah berlangsung di Papua selama bertahun-tahun melalui banyak gereja, lembaga misi, sekolah, dan berbagai mitra pelayanan yang setia melayani masyarakat Papua.
Hadir dalam pertemuan ini antara lain Dr. Ing. Jonathan Parapak, tokoh pendidikan dan pelayanan Kristen nasional, serta Pdt. Deddy Simanjuntak yang melayani di Sentani.
Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak guru, tenaga kesehatan, dan pekerja pelayanan yang melayani di berbagai wilayah Papua, termasuk daerah-daerah pegunungan dan terpencil.
Karena itu, kebutuhan akan persekutuan, penguatan rohani, doa bersama, dan saling mendukung di antara para pelayan Tuhan menjadi semakin penting.
Thanksgiving Gathering ini dimaksudkan sebagai wadah untuk mempererat persaudaraan di dalam Kristus, memperkuat semangat pelayanan, dan mendorong kerja sama yang baik di antara gereja-gereja, lembaga pendidikan, lembaga misi, dan berbagai komunitas pelayanan yang telah terlebih dahulu melayani dan memberkati Papua.
Dr. Jonathan Parapak menyampaikan bahwa masa depan Papua membutuhkan generasi yang memiliki fondasi iman yang kuat, karakter yang kokoh, dan komunitas-komunitas Kristen yang hidup dalam kasih, kesatuan, dan pelayanan.
“Papua membutuhkan guru-guru yang kuat secara rohani, keluarga-keluarga yang berakar dalam firman Tuhan, gereja-gereja yang setia, dan komunitas-komunitas yang saling menguatkan,” katanya.
‘Kita bersyukur atas karya Tuhan yang telah berlangsung melalui banyak gereja dan pelayanan di Papua, dan kita rindu untuk terus berjalan bersama dalam semangat persaudaraan dan pelayanan bagi generasi berikutnya,” tutupnya.(Redaksi)
